sebuah pelajaran bagi semua

Globalisasi, modernisasi, dan kata-kata yang mengacu kepada dunia yang ‘keren’ dengan segala kemunafikan manusia didalamnya… Tapi aneh, mengapa ini dianggap sebagai sesuatu yang wajar?? Wajarkah seorang pimpinan merasa berhak sepenuhnya atas bawahannya?? Wajarkah seorang guru merasa berhak melakukan apapun kepada muridnya?? Wajarkan seorang yang diberikan kepercayaan tapi justru mengambil keuntungan pribadi??

OK,,alasan yang utaman diucapkan,,mungkin adalah “mengikuti negara maju”.. Well, it’s fine… Tapi yang perlu diingat, negara kita adalah negara Timur, memiliki tradisi serta adat yang berwibawa.. Jadi, yang pantas ditiru dari negara-negara barat yang telah maju adalah prinsipnya, semangatnya, kerja kerasnya, dan juga pola pikirnya… Tapi apa yang terjadi justru kebalikannya, yang ditiru adalah tingkah laku, trend, lifestyle…dan embel-embel lainnya…
Coba pikir lagi, apakah pantas, negara kita, yang terhormat dengan budayanya, justru memiliki wanita-wanita yang -dengan bangganya- memamerkan tubuhnya di muka umum?? Memiliki pria-pria yang tega melakukan kekerasan terhadap wanita?? Atau pemuda-pemuda yang berandalan, mengikuti trend, tapi hanya memiliki modal mulut -tanpa otak-??

hhh…. Betapa dulu Indonesia adalah negara yang kaya-raya, berbudaya, dan terhormat… Betapa dulu pahlawan-pahlawan berjuang demi kita,, sedangkan generasi ini justru malas berjuang demi anak cucu kita…

kembalilah generasi muda, hijaukan lagi bumi kita…dan pelihara budaya kita..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s