Langkah Yang Setapak Ini

Kupijak lemah awalnya,

Muncul keraguan, diatas besi yang ditempa panas

Bahwa hanya mentari yang mampu mengalahkan panasnya

Lalu seiring pintu yang tertutup

Hingga terbuka lagi dengan susah payah

kupijak lagi segurat langkah

dengan bisikan makna

berteriak keras dipijak kakiku..

Di ambang ini,

Langkah ketiga kucoba letakkan terompahku

sambil meraba diatas tanah,

meski terseok

meski tergores

namun dibawah tanah yang kuketuk

kukecap,,

kilau mutiara tengah bersembunyi

menunggu gesekan kaki para musafir

yang mengikis tanah, sedikit mengeruknya,

ketika tanah hanya tinggal sebongkah,

kuharap jernih air yang mengoyak tanah itu, menatap mutiara itu,

lalu kusentuh dengan kalbu

dan kubawa terus bersamaku

menuju gerbang impian..

One thought on “Langkah Yang Setapak Ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s