Introspeksi diri

Jika orang lain bisa berbagi setiap problemnya, mengapa aku tidak bisa?

Jika orang lain bisa luapkan kesedihannya juga kemarahannya, mengapa aku tidak bisa?

Jika orang lain bisa berbohong, mengapa aku tidak bisa?

M E N G A P A ???

One thought on “Introspeksi diri

  1. kenapa harus tanya mengapa?bukankah kata “mengapa” membuat kita membutuhkan sebuah jawaban?

    nikmat seperti apa lagi yang perlu dipertanyakan?

    bukankah DIA telah melengkapi kita dengan segala yang kita butuhkan?

    menangislah karena dia menciptakan mata untuk mengexpresikan sebuah kata bernama “tangis”,

    tertawalah karena DIA menciptakannya untuk mengexpresikan kata “tawa”

    marahlah karena DIA menciptakannya untuk mengexpresikan kata “marah”

    Bukankah sudah lengkap kesempurnaan kebutuhan kita untuk mengekspresikan segalanya?

    Apapun perasaan kamu sekarang ayu(seklaigus mengingatkan diri aku sendiri), baik itu cinta, persahabatan, orang tua, bahkan perasaan apapun yang sekarang hinggap dihati kamu..semuanya adalah titipan,

    Kenapa tidak kita serahkan saja kesana…kembalikan dia keasalnya…ibarat buku yang kita pinjam dari seorang teman, jika kita tidak mampu untuk merawatnya dengan baik. Lebih baik kita kembalikan saja. yah kan….

    banyakan omong yah va.heheheh🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s