Backpacker ke Lembang, Jawa Barat

Backpackeran emang asik, bisa jalan2 sesuka kita, dan ga perlu repot2 ky pulang mudik. Nah kali ini gw bakal jelasin pengalaman gw backpackeran ke Lembang , Jawa Barat.

Jawa Barat emang terkenal dengan hawa nya yang sejuk, adem, dataran tinggi, pegunungan, dan banyak objek-objek wisata yang asik untuk dikunjungi disana. Jadi bagi lo semua yang mau backpackeran tapi belom punya ide mau kemana, mungkin Lembang bisa jadi pilihan yang tepat. For your information, waktu itu gw ke Lembang di hari Sabtu sampai Minggu. Tepatnya 25-26 September 2010, jadi ini info tentang Lembang di weekend.

Dimulai dari persiapan, untuk berpetualang ke Lembang, lo gak perlu bawa baju banyak-banyak, karena disana udaranya dingin, jadi lo gak bakal banyak keringetan. Dan yang perlu lo bawa adalah adalah baju dingin, minyak kayu putih, dan baju seperlunya. Dan jangan lupa yang paling penting bawa uang yang cukup biar lo bisa liburan dengan santai.

Untuk keberangkatan, lo bisa pilih naik kereta api Argo Parahyangan yang beroperasi setiap hari, dan juga bus yang dalam sehari berangkat rata-rata 2 jam sekali. Kemaren gw lebih milih naik kereta api supaya bisa nikmatin pemandangan alam yang langka bisa lo temuin di kota besar. Tapi kalo lo ga punya banyak waktu, lebih baik lo naek bus aja. Untuk naik kereta ke Lembang, gw naik Argo Parahyangan jam 13.30 WIB dengan tarif Rp 65.000 per orang. Nanti dari kereta, lo turun di stasiun Bandung. Perjalanan memakan waktu kurang lebih 3 jam. Gw baru nyampe di Stasiun sekitar jam 5.

Waktu itu, tujuan utama gw adalah ke Tangkuban Perahu. Jadi dari stasiun bandung, gw cari penginapan dulu, karena juga waktu yang udah menjelang gelap. Gw memutuskan untuk cari penginapan di daerah Maribaya, yang ga terlalu jauh dari Tangkuban Perahu. Untuk sampai ke Maribaya, gw naek angkot dari stasiun. Waktu itu gw nginep di Hotel Yehezkiel, dengan tariff Rp 250.000 untuk 1 kamar yang super deluxe, dan Rp 200.000 untuk kamar deluxe. Kebetulan saat itu kamar deluxe udah full booked, jadi gw ambil kamar yang super deluxe. Tarif segitu udah dapet sarapan pagi juga lho. Tapi sebenernya setelah gw perhatiin harga segitu termasuk mahal, karena gw lewatin juga penginapan-penginapan yang harganya berkisar <Rp.200.000 , masih di jalur Maribaya – Lembang juga.

Nah, keesokan paginya, setelah sarapan, gw berangkat ke Tangkuban Perahu. Dari penginapan di Maribaya, gw naik angkot 2 kali ke Tangkuban Perahu. Untuk informasi, tarif angkutan dari Lembang ke Tangkuban Perahu, sampai atas adalah Rp 25.000 per orang, dengan angkutan mobil L300. Tapi hati-hati karena ada juga angkot-angkot yang suka manfaatin wisatawan dengan memberikan harga tinggi. Dan itu terjadi pada gw sendiri, pas nyampe diatas Tangkuban Perahu, gw baru nanya tarifnya ke kenek angkot itu, dan ternyata dy minta bayaran Rp 75.000 per orang. Itu karena gw gak nanya-nanya dulu sebelom naik. Bagi lo semua, gw kasitau, tanya dulu tarifnya sebelum naik angkot dari lembang ke Tangkuban Perahu.

Sesampainya di Tangkuban Perahu, kita bisa liat gunung yang terkenal banget sebagai objek wisata di Indonesia ini. Dengan kawahnya, batu-batuan, dan pemabdangan lainnya. Disana juga banyak pedagang souvenir yang berjualan. Dan juga kalo lo laper, lo bisa makan disana, dengan harga yang agak mahal, Rp10.000 untuk semangkuk bakso.

Untuk turun ke Lembang lagi, lo tinggal naik mobil L300 yang banyak mangkal disana, dengan tarif Rp25.000 per orang. Dari situ, gw mampir dulu di Strawberry Garden, tempat dimana lo bisa metik strawberry sendiri dari pohonnya, dengan harga Rp6.000 per ons. Disana juga disediain makanan, yoghurt, susu murni dan makanan-makanan serba susu murni yang pastinya enak enak..

Lalu gw lanjutin perjalanan lagi dengan naik angkot ke daerah Bandung, karena gw niatnya mau pulang naik bus, yang berarti gw harus ke terminal Bandung dulu. Dari Lembang gw naik angkot 2 kali untuk sampai ke terminal Lembang. Tapi sebelumnya gw sempet mampir dulu untuk makan malem terus ke Kartika Sari untuk beli oleh-oleh roti molen khas Kartika Sari. Sesampainya di terminal, lo bisa naik bus ke banyak jurusan . FYI gw pulang naik bus jurusan Lebak Bulus, dan sesampainya gw disana, bus itu udah nunggu disana aka ngetem. Perjalanan ke Lebak Bulus ditempuh selama hampir 3 jam. Jam 8 kurang gw naik bus, dan sampai lebak bulus sekitar jam setengah 11.

That’s all, semoga bermanfaat guys…

9 thoughts on “Backpacker ke Lembang, Jawa Barat

  1. dari pasar lembang ke tangkuban bayar 5000 aja sampai pintu masuk terus jalan kaki aja ke atas lumyan dari pada buang-buang uang 70.000 ke tukang angkot

  2. mohon dinas pariwisata untuk tangkuban perahu menyediakan transportasi yang mudah, murah untuk wisatawan. kasihan para wisatawan diperas oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab

  3. saya merasa prihatin atas keluhan para wisatawan yang kesulitan transportasi ke arah tangkuban perahu, banyaknya penipuan, pemerasan, saya warga bandung dan tinggal di cihideung baru menyadari adanya perilaku oknum-oknum sopir, calo, dan penipu, pemeras yang meresahkan wisatawan bahkan minta tarif angkot hingga 70.000an. saya mohon maaf, para oknum itu juga para pendatang….mereka bukan warga asli lain kali JANGAN MENGGUNAKAN ANGKOT untuk tujuan tangkuban perahu…pilih aja travel resmi atau rental mobil…atau bila terpaksa carilah teman yang sudah menguasai lokasi…sebaiknya warga bandung. terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s