Kecanduan Facebook (Facebook addicted)

 

Kehidupan sosial di dunia maya, yang dulu notabene nya adalah dunia nya anak muda, zaman sekarang seperti tak kenal usia lagi dalam merangsang manusia-manusia yang hidup di bumi untuk bergabung bersama dengan teman-teman yang sudah terdaftar di dalamnya. Macam-macam alasan bagi pengguna facebook untuk mendaftar ke situs jejaring sosial ini, mulai dari ajakan teman, coba-coba, belajar, berbagi, sampai gara-gara mau terus update informasi dari teman-teman. Yeah, hak masing-masing individu memang untuk decide perlu tidaknya kita bergabung dalam komunitas tersebut.

Berawal dari sign up, mulai dengan update status, add teman-teman, upload foto, share link, video, komen-komenan status dan foto, dan sebagainya dilakukan melalui media ini. Lama-lama, seperti lagu Online yang dipopulerkan oleh Saykoji, “siang malam ku selalu menatap layar terpaku” terus terusan sepanjang hari berhadapan dengan makhluk ciptaannya mas Mark Zuckenberg ini. 1 hari 2 hari 1 minggu 1 bulan 1 tahun, gak berasa hidup lebih banyak interaksi melalui facebook dibandingkan dengan komunikasi langsung. Kekurangannya, komunikasi via media seperti ini, lebih membutuhkan nyali dan kepercayaan diri pada tingkat yang lebih rendah dibandingkan dengan komunikasi langsung bertatap muka. Apa akibatnya, bisa dilihat, dengan dalih kebebasan berekspresi melalui media internet, media yang seharusnya bisa menjadi senjata bagi yang mau maju ini, menjadi media unjuk gigi (baca : narsis), mencemooh dan mencela secara bebas (banyak terjadi celaan dari murid ke guru, dsb).

Tahun berganti dan facebook tetap tak terganti. Itulah mungkin yang menjadi lubang yang banyak menjerumuskan manusia-manusia zaman sekarang. Sadar ataupun tidak. Tidakkah kalian merindukan komunikasi langsung, dimana kalian bisa berusaha meski berkeringat untuk naik angkutan umum, untuk bertemu dengan seseorang yang kalian ingin temui, lalu habiskan waktu dengannya, ngobrol, sharing, ataupun bertemu dengan komunitas manusia-manusia ‘nyata’?? Bandingkan rasanya dengan komunikasi via fb, semua terasa lebih menantang dan komunikasi pun terjalin dengan pasti.

Maksud dari tulisan ini, bukanlah “hai, mari kita tinggalkan facebook”.. No.. No.. bukan itu. Bukan media nya yang patut kita persalahkan, tapi kebiasaan kita. Saya akui facebook memang berguna, apalagi untuk komunikasi yang butuh waktu cepat. Misalkan, untuk menghubungi keponakan yang ada jauh di seberang lautan, atau memberikan tugas oleh dosen kepada mahasiswa. Yang jadi masalah adalah ketika semua bentuk komunikasi kita gantungkan pada si facebook ini. Lagi-lagi, ya, ini adalah kebebasan anda sebagai individu. Tanyakan lagi kepada nurani anda, rindukah anda bertemu dengan teman-teman anda, berkumpul, melalui perjalanan, bercanda dan mengobrol sembari melihat ekspresinya, merangkulnya, dan sebagainya? Dapatkah semua itu terjadi melalui facebook?

Kecanduan facebook banyak terjadi pada penggunanya. Dapat dicirikan dengan online setiap hari, menatap layar, menantikan komentar balasan, melihat status teman, dan itu semua dilakukan lebih dari 10 kali sehari. Membuka dan me refresh halaman hanya mengharapkan balasan komentar, coba jujurlah, apakah anda merasa kesepian? Karena setelah saya tanyakan kepada diri saya sendiri, ya, ketika itu memang saya merasa kesepian hingga facebook menjadi pelarian saya, karena disanalah saya bisa menemukan teman-teman saya. Sekarang mari kita sama-sama introspeksi diri, sejauh mana media facebook ini akan mengendalikan hidup kita. Lebay? Coba pikir, betapa kebingungannya kita (saat lagi kecanduan) ketika facebook maintenance? Atau ketika internet mati? Panik bukan main. Jika itu terjadi, bukankan Facebook telah berhasil mengendalikan hidup anda. Pertanyaannya, sejauh mana anda akan membiarkan facebook mengendalikan hidup anda, ataukah anda yang akan berbalik mengendalikan diri anda sendiri?

Bijaksanalah ketika online.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s