untuk ibu dan ayah

Tiba-tiba benar2 aku merasa bersalah pada mereka berdua..merasa rindu,,dan merasa belum mampu memberikan kebanggaan bagi mereka..

Maafkan aku ibu, ayah, seringkali tidak dapat menjawab telepon dari kalian, karena kesibukanku..

Maafkan aku, seringkali tidak antusias ketika bicara dengan kalian, maafkan aku yang belum mampu memenuhi semua keinginan kalian..

Maafkan aku belum mampu membawa kalian ke tanah suci…

Dan maafkan aku belum bisa pulang untuk bertemu kalian…

Aku sangat mencintai kalian. Aku sangat merindukan kalian..

Tuhan, tunggu aku, beri aku kesempatan membahagiakan mereka sebelum Kau menjemput salah satu diantara kami..

Menyesal, jika kupikir lagi, waktu takkan bisa diulang, takdir ada di tangan Tuhan, kita tak pernah tau kapan kita berpisah… Maafkan aku.. Aku tidak ingin menyesal di hari nanti. Ketika aku atau kalian sudah tersenyum dalam diam nanti, aku akan sangat menyesal kalau aku belum menyadari hal ini. Aku akan sangat menyesal tidak meninggalkan rapat walau hanya 1 jam, untuk kalian. Tidak meninggalkan pekerjaan walau hanya 15 menit, untuk menjawab telepon kalian. Tidak meninggalkan istirahat akhir pekanku, untuk bertemu kalian. Aku akan sangat menyesal. Apalah artinya 1 jam rapat, 15 menit pekerjaan, dan beberapa hari di akhir pekan, dibandingkan senyum dan kebahagiaan yang mumpung masih bisa kupersembahkan untuk kalian, sebelum aku benar-benar terlambat untuk melakukannya…

Maafkan aku ibu, ayah, aku akan memperbaiki diriku, dan membahagiakan kalian. Aku janji. Aku mencintai kalian..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s