Kita berjuang tanpa pedang

di depan tampuk mata, persis….
di hadapan, berjajar pasukan,
dengan komandan perang di barisan depan…

apa yang terjadi, hei bangunlah ksatria…
kita berperang tanpa pedang,
tanpa menghunus,
tanganmu hanya se hasta lagi dari tangan nya,
sementara barisan mereka hanya mengikut kepadanya,

tidak, turunkan pedang dan tameng itu…
julurkan lengan kokohmu, rangkul,
kita tidak menghunus, kita tidak menyerang,
karena menyerang adalah perbuatan pasukan yang takut diserang lebih dulu,,
kita selesaikan dengan indah,
angkat tanganmu, dan rangkul dia….
kau terpilih, karena kau ksatria…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s