Bijaklah menggunakan internet..

Di masa peradaban modern seperti yang kita sama-sama alami saat ini, informasi begitu melimpah. Apapun dapat kita ketahui hanya dengan mengetik kata kunci di mesin pencari dan berselancar di internet. Beberapa orang mulai menggantikan posisi buku dengan internet dengan alasan efisiensi, dan juga tak kalah penting, faktor ekonomis. Biaya yang harus dikeluarkan untuk berselancar di internet tentu saja jauh berbeda jika harus membeli buku. Hal ini juga yang membuat perpustakaan menjadi senjata ampuh, khususnya bagi kaum mahasiswa, jikalau harus membuat paper, penelitian, makalah mapun tugas, yang bersumber dari referensi yang bersifat fisik, seperti textbook ataupun jurnal.

Tak banyak juga kaum pemuja internet yang lalu terbawa arus informasi, yang awalnya berniat mencari informasi untuk keyword tertentu, lalu melihat iklan-iklan elektronik yang ada di halaman-halaman web, ataupun mengenal dunia social networking, yang memang tidak mengapa jika kita masih bisa mengukur tingkat kebijaksanaan kita dalam menggunakannya. Hal ini menjadi begitu kompleks jika dihadapkan pada kenyataan sifat sosialis seorang manusia, yang mencari pergaulan kesana kemari, membangun jalur-jalur komunikasi dengan rekan, saudara, dan sebagainya. Hingga perlahan-lahan hal ini menjadi begitu membudaya di kalangan anak muda. Media komunikasi pun berubah haluan, menjadi ajang komersialitas diri, bahkan tak jarang menjadi media romansa bagi anak muda. Yang patut dikhawatirkan adalah lembah hitam dunia maya, yaitu kecanduan social networking, game online dan konten-konten pornografi. Sampai di titik ini, media yang seharusnya membantu, benar membantu mencari kerabat, komunikasi dan sebagainya, namun yang perlu digarisbawahi adalah, dalam jangka waktu singkat. Sedangkan jangka panjangnya justru hal-hal seperti ini, menjadi boomerang bagi generasi muda bangsa ini. Seperti sifat konsumerisme, hedonisme, rasa malas akan menggerayangi masa depan bangsa ini, jika masing-masing pihak yang seharusnya bertanggung jawab, tidak ada yang bergerak mencari dan mengimplementasikan pemecahan untuk masalah real ini. Peran serta orang tua, guru dan pendidik dinilai menjadi sangat penting. Selain itu, prestasi-prestasi membanggakan anak bangsa ini juga harus lebih dipacu, sehingga menjadi trigger tersendiri bagi generasi penerus masa depan bangsa ini. Kalimat yang terasa berat untuk dilakukan. Namun dengan segenap kesadaran yang dimiliki marilah kita mencoba memperbaiki iklim ini, dimulai dari diri dan lingkungan kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s