Apakah Kita Termasuk Orang-Orang yang Lalai Terhadap Waktu?

Bismillah…

Waktu, adalah karunia Allah yang sangat berharga. Betapa banyak Allah bersumpah Demi Waktu di dalam firman-firman Nya.. Betapa tidak, waktu tak akan kembali.. Masa kanak-kanakmu takkan kembali, masa remajamu takkan kembali, masa tuamu takkan kembali, hingga hari akhir yang dijanjikan pun datang, dan terbukalah segala catatan amal kita selama masa-masa hidup kita.

Melihat perkembangan generasi muda sekarang, yang dibuai oleh kenyamanan, teknologi, hiburan duniawi, sangat sedih rasanya. Bagaimanakah perasaanmu sebagai muslim, melihat teman-teman sebayamu, adik-adikmu, lebih rajin pergi ke mall-mall, karaoke, bahkan dugem dan lebih dari itu, dibandingkan ke masjid? Lalu apa yang kau rasakan, melihat adik-adikmu, teman-temanmu bisa berbicara kasar, memukuli orang, menyakiti perasaan orang lain, yang bahkan biasanya orang tua, dan orang yang status sosialnya lebih rendah daripada mereka? Bagaimanakah perasaanmu ketika pemuda bangsa ini, pemuda umat ini, berbondong-bondong taruhan di pertandingan olahraga, begadang untuk menonton bersama teman-temannya, tetapi peringatan maulid nabi, isra mi’raj mereka jarang ke masjid? Bagaimana perasaanmu melihat pemuda-pemuda bangsa ini, pemuda umat ini, berlomba lomba memamerkan aurat, menggapai popularitas, mengidolakan penyanyi-penyanyi, dsb, sementara adab ajaran Rasulullah mereka kesampingkan (berkumpulnya pemuda pemudi menonton konser, dsb), sementara di Palestina, di Suriah, dan di Myanmar baru-baru ini, saudara-saudara kita merintih hidup dalam keterkungkungan, hidup dalam kecaman, dalam rasa tidak aman, sewaktu-waktu nyawa mereka, anak-anak mereka, terancam. Sementara disini pemuda asyik berebutan tanda tangan artis idola, yang bahkan kadang tidak peduli dengan nasib saudara-saudara kita disana?

Sementara Islam mengajarkan kebersihan adalah sebagian dari iman, ada golongan yang sengaja mengotori jalanan, mengotori kali, mengotori lingkungan mereka.. Apakah mereka muslim? Coba sesekali anda tanyakan agama mereka. Lalu kemana firman-firman Allah mereka buang, kemana sunnah sunnah mereka asingkan?

Berhati-hatilah terhadap jebakan-jebakan yang dibuat manusia.. Jebakan yang membuat pemuda lebih memilih online daripada membaca buku, lebih memilih bermain game online daripada belajar, lebih memilih menonton video porno daripada mengkaji Al Qur’an, lebih memilih menonton sinetron gosip daripada pergi ke pengajian dan bersosialisasi. Semua itu jebakan. Bayangkan, pemuda muslim yang memanfaatkan waktu dengan baik, rajin membaca buku-buku yang bermanfaat, rajin belajar dan mengembangkan ilmu pengetahuan, rajin mengkaji Al Qur’an, dan pandai bersosialisasi, bukankah kejayaan umat ini ada di hadapan kita?

Umat muslim adalah satu kesatuan, apabila ada yang tersakiti, maka semua merasakan sakitnya.. Ayolah kawan, kita bergerak, gunakan waktu sebaik mungkin, menjauhlah dari waktu luang, karena waktu luang dan pemuda adalah 2 syarat terjadinya maksiat.. Marilah kita kembalikan kejayaan Islam… Insya Allah, Allah selalu meridhoi usaha kita… Aamiin..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s