Trip To Museum Istiqlal dan Bayt Al Qur’an

Hari libur tahun baru kemarin, gw dan sohib2 brutal gw jalan ke Taman Mini.. Dengan beranggotakan 4 manusia error dan 1 manusia normal, berangkatlah kita di rabu pagi yg gerimis itu dengan berbekal : Mimin😀
Perjalanan ini sebenernya atas ide 2 org yg berhasil ‘maksa’ 3 org lain utk ikutan.. Sebut saja namanya bunga dan melatii, jadi bunga melati, mihihiiii😀 , inilah foto penampakan kita :

Kubu cewe , kiri ke kanan: saia dan kk vera

wpid-DSC_0674.jpg

Kubu cowo, kiri ke kanan : kk richi, kk fadlan dan mamas awie🙂

wpid-DSC_0678.jpg

Berangkatlah kita menerobos gerimis pagi di awal 2014, thanks to mimin yg bikin kita ga kebasahan. Sampailah kita di Taman Mini sekitar jam 10, atau sekitar 30 menit perjalanan dari ciputat via tol pd pinang. Sampai disana, ternyata macet di dalam taman mini nya saudara2, sampe susah cari parkiran. Syukurlah setelah beberapa menit , kita dapet parkiran yg deket tempat makan. Makanlah kita sbelum berangkat bertualang, dengan menu kaki lima , harga bintang lima (kebalikan d’cost). Tips bagi yg mau ke tmii, bawa makanan dr rumah lebih terjamin dan ekonomis deh.

Setelah perut terisi, walaupun ga kenyang, kita berjalan ke arah kelenteng. Disana ternyata bukan sekedar tempat wisata, tapi beneran diipakai utk tempat peribadatan. Gw tertarik dengan arsitektur bangunannya yang khas tionghoa dengan relief detail di banyak ornamennya. Di bawah ini foto kita di sana (saia yg moto T.T )

wpid-IMG_4952.JPG

Selesai liat-liat dan foto foto, kita melanjutkan perjalanan. Tujuan berikutnya adalah keong mas, tempat seperti bioskop dengan arsitektur bangunan luarnya berbentuk keong. Kita sampai disana tepat jam 12, bertepatan dengan jadwal pertunjukan film ‘Aku Bangga Menjadi Anak Indonesia’ yg ceritanya tentang si Agus -ah entahlah ceritanya cocok utk anak-anak sekolah- . didalam ruangan teater, layar nya berbentuk melengkung ke bekakang dan gambar yang disajikan juga 3D, jadi penonton serasa ikut terbang dan berlari sesuai adegan di layar. Harga tiket masuk nya per 1 januari 2014 adalah 30rb per orang. Foto kita di depan keong mas.

wpid-DSC_0622.jpg

Setelah pertunjukan selesai , yg cuma sekitar 15-30 menit, kita melanjutkan perjalanan ke tujuan utama yaitu museum istiqlal dan bayt Al Qur’an. Tadinya gw tertarik pengen ke dua tempat ini karena pengen tau banget seni seni kaligrafi islam, dan manuskrip2 kuno yg ada di jakarta. Dlm perjalanan ke sana, kita melewati museum telekomunikasi, karena penasaran, masuklah kita kesana. Harga tiket masuknya cuma 2 rb per orang. Sayangnya museum ini seperti ga terawat dengan baik. Begitu masuk, kita disuguhi bermacam-macam telepon yang bermetamorfosis dari yg paling kuno hingga modern. Di tengah ruangan depan, terdapat gang menuju ruangan yg bertuliskan ‘Ruang Pameran’. Di dalamnya kita bisa menyaksikan satelit, telepon kuno, fiber optik, perangkat switching kuno, dan alat yg berkaitan dengan telekomunikasi kuno. Sayangnya di dlm ruangan ini udaranya sumpek dan apek, penerangan temaram yg entah disengaja atau tidak, dan ember untuk menampung atap2 plafon yg bocor dimana2, plus genangan  air di banyak titik. Sayang sekali kondisinya jauh berbeda dari apa yg ditayangkan di film di Keong Mas, mungkin film itu dibuat sekitar awal tahun 2000an.
Dibawah ini adalah foto kk richi di depan museum telekomunikasi.

wpid-IMG_4983.JPG

Setelah puas berkeliling -dan kepanasan- kita melanjutkan perjalanan  ke museum istiqlal yg ternyata letaknya ada di belakang museum telekomunikasi. Di museum istiqlal ini, disimpan karya karya seni islami, mulai dari seni lukisan kaligrafi, seni pahatan kaligrafi, miniatur masjid2, replika Ka’bah, manuskrip kuno, al Qur’an yang berasal dari kerajaan2 pd zaman dulu, seni rupa berupa gerabah dan peralatan rumah tangga, kain-kain, dan banyak lagi. Ini beberapa foto yang bisa gw share disini :

1. Lukisan kupu-kupu ini salah satu yg gw suka banget, kalo dilihat , di kepala kupu-kupu itu adalah tulisan Allah

wpid-IMG_5061.JPG

2. Kaligrafi batik, coba temukan kaligrafinya….

wpid-IMG_5062.JPG

Ada juga satu lagi kaligrafi batik yg keren banget..

DSC_0670

3. Ini adalah yg paling gw suka, pahatan ayat Al Quran yg sangat rapi dan detail

wpid-IMG_5044.JPG

4. Potongan-potongan syair islami yg maknanya dalem utk direnungi

wpid-IMG_5016.JPG wpid-IMG_5018.JPG wpid-IMG_5021.JPG wpid-IMG_5034.JPG wpid-IMG_5038.JPG

5. Kitab Bintang

IMG_5056

Yah itulah beberapa karya seni yg bisa kita temui di museum istiqlal, masih banyak lagi yang lain yang ga mungkin diupload disini semua. Yang mau versi lengkapnya silahkan kunjungi museum istiqlal di taman mini😀

Nah, setelah puas berkeliling, tujuan berimutnya adalah bayt al Quran yang letaknya bersebelahan dengan museum istiqlal. Oh ya, di kompleks ini juga ada mushola kecil yang relatif lebih nyaman daripada musola-musola yang ada di kompleks museum yang lain. Bayt Al Qur’an ini adalah tempat khusus untu menyimpaan rupa-rupa Al Qur’an dari berbagai belahan nusantara bahkan ada beberapa dari luar nusantara seperti India dan Singapura. Disini juga disimpan Al Quran yang sangaaaat besar dan sangaaaaat kecil.

wpid-DSC_0696.jpg

wpid-DSC_0688.jpg

Setelah puas berkeliling dan melihat-lihat, pas banget betis udah manja minta istirahat, berangkatlah lagi kita ke masjid yang ada di dekat kelenteng untuk menunaikan ibadah sholat ashar. Selesai sholat ashar, Waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore, dan saat nya kita pulaaaaaang……

Sekian catatan perjalanan ke Taman Mini yang pastinya  dipenuhi kekonyolan2 khas geng rusuh Puskom, -yang ga pantas di share di muka umum😛 -sampai bertemu lagi di catatan perjalanan berikutnya…

2 thoughts on “Trip To Museum Istiqlal dan Bayt Al Qur’an

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s